Tuesday, 29 November 2011

AURA



Tubuh manusia terdiri atas unsur fizikal (Jasmani) dan spiritual (ruhani), setiap sel tubuh manusia juga terdiri atas unsur Fizik (zahir) dan ruhani (Batin).

Latihan fizikal dan olah nafas akan menguatkan unsur Jasmani dari sel tubuh manusia , sedang do’a , wirid dan kalimat zikir yang dibaca akan menguatkan unsur rohani dari sel tersebut.

Maka Dengan menggabung latihan olah nafas , olah mental dengan fikiran yang positif, berserta dengan do’a , wirid dan kalimat zikir , unsur jasmani dan rohani sel tubuh akan menjadi kuat dan memancarkan energi sel yang disebut ‘Aura’ . yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan di dalam kehidupan seharian.

WARNA AURA

Warna aura yang timbul dari setiap orang adalah berbeza – beza dan  boleh berubah-ubah sesuai dengan keadaan tubuh atau  pemikiran seseorang. Kebanyakan orang yang mampu melihat aura maka mereka juga mampu melihat aktiviti diluar dunia normal kita ini misalnya seperti makhluk halus. 

Di bawah ini adalah warna – warna aura dan artinya.
  • PutihWarna ini banyak diartikan sebagailambang dari kesucian dimana aura ini lebih memperlihatkan sosok seseorang dari segi tingkat kerohanian. Dari beberapa orang, aura ini adalah aura dasar seseorang ketika seseorang mulai bisa melihat aura.
  • Hitam Warna ini disimbolkan sebagai warna yang mewakili pikiran yang negatif dan jahat.
  • OrangeWarna dari aura ini memperlihatkan tentang ambisi seseorang yang juga dibarengi dengan kehangatan, kekreatifan, dan emosi yang menggebu – gebu untuk mencapai suatu tujuan dan misi.
  • MerahWarna ini bisa menggambarkan seseorang dari segi negatif dan dari segi positif. Dari segi negatif warna ini diartikan sebagai lambang kemarahan sedangkan dari segi positifnya diartikan sebagai rasa kasih sayang yang tinggi dan keceriaan seseorang.
  • BiruDiartikan sebagai rasa keagamaan, ketaatan seseorang, serta cita-cita yang mulia.
  • Emas Warna Emas adalah warna yang menunjukkan tenaga rohani yang cukup dinamik dan seorang yang mempunyai satu kekuatan. Seseorang yang sedang mencoba untuk mencapai kehidupan yang sempurna dari semua visi dan misi yang telah mereka buat.
  • HijauWarna Hijau adalah satu warna yang melambangkan sensitif dan cita-cita yang tinggi. Ia mempengaruhi , simpati dan ketenangan dari seseorang ketika mempunyai cita – cita untuk mencapai suatu tujuan.

CAKRA TUBUH

Orang yang memiliki energi sel KUAT dan PADU insya’Allah akan memiliki daya tahan yang tinggi terhadap serangan berbagai penyakit,dan memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri dan diri orang lain dari berbagai penyakit yang dideritanya.

Unsur Fizik atau materi dari energi sel akan musnah bersamaan dengan hancurnya jasad ketika datangnya kematian. Sedangkan unsur rohani dari energi sel ini merupakan Energi Nur Ilahi yang akan tetap abadi mengikuti unsur Ruh manusia yang tetap hidup didalam barzakh, dan padang mahsyar kelak. 

Energi ini akan terlihat sebagai cahaya yang memancar dari tubuh orang mukmin pada hari berbangkit sebagaimana disebutkan dalam al-Quran:

Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (surah At Tahrim ayat 8)


Cakra Tubuh terbahagi kepada tujuh titik cakra iaitu;

1. Cakra Tulang Ekor                       - berwarna Merah
2. Cakra Seks                                  - berwarna Oren
3. Cakra Pusar                                 - berwarna Kuning
4. Cakra Ulu Hati / (solar plexius)     - berwarna Hijau
5. Cakra Tenggorokan                      - berwarna Biru Muda
6. Cakra Alis / Ajna                          - berwarna Biru Tua
7. Cakra Ubun-ubun / (Mahkota)      - berwarna Ungu

Apabila  kita mengalami sakit, maka kita boleh mengatasi dengan baik melalui pengetahuan tentang titk-titik cakra itu.

CAKRA RUH

Unsur rohani (spiritual) dari Energi sel merupakan Nur Ilahi yang bersifat kekal dan tetap menyertai Ruh kemanapun ia pergi. Setelah datang kematian Ruh masih terus melanjutkan perjalanan hidupnya dialam barzakh, kemudian pada hari berbangkit akan dikumpulkan dipadang Mahsyar dan setelah dihisab terus melanjutkan perjalananya menyeberangi lautan api Neraka yang amat panas, selanjutnya berdiam di taman syurga yang tinggi, atau akan tetap tinggal didalam api Neraka yang amat panas.

Energi Nur Ilahi melindungi orang yang bersangkutan dalam perjalanan panjang tersebut . Itulah energi yang kekal dan abadi sebagaimana disebutkan dalam al-Quran:

Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (surah An Nahl ayat 96)

Ruh atau tubuh spiritual juga terdapat tujuh titik cakra iaitu;
  1.  Cakra Qolb (dua jari dibawah susu kiri ). Sifat positif dari cakra itu akan menimbulkan iman, ikhsan, Islam, tauhid, dan makrifat. Sedang sifat negatifnya adalah sifat keiblisan yang menimbulkan kekafiran, musyrik, dan ketahayulan.
  2. Cakra Ruhi (dua jari dibawah susu kanan ), sifat positif dari cakra ini adalah taqwa dan ridho, sedangkan   sifat negatifnya adalah bahimiyah yakni membuat nafsu hewan jinak, banyak makan, tamak, zina.
  3. Cakra Sirri ( dua jari di atas susu kiri ), sifat  positif dari cakra ini adalah kasih sayang, ramah tamah. Sedangkan  sifat negatifnya shabiyah adalah nafsu hewan buas, zalim, aniaya, keji, pemarah, dendam.
  4. Cakra Kahfi ( dua jari di atas susu kanan ), sifat positifnya adalah syukur, sabar. Sedang sifat negatifnya adalah   syaitoniah iaitu hasud, irihati, khianat, munafiq, tidak jujur.
  5. Cakra Akhfa ( di tengah dada ), akan memuat ikhlas, khusuk, tadaruk, dan takafur. Sedang sifat negatif robaniyahnya adalah takabur, sombong, riak/pamer, ujub, bangga diri, sumaah.
  6. Cakra Nafsu Natiqoh ( diantara dua alis ), positifnya menimbulkan tenang dan tenteram, sedang negatifnya nafsu amarah, yakni buruk sangka, panjang angan-angan, suka wanita, dan wang.
  7. Cakra Kullu Jasad ( di ubun-ubun ), efek positif cakra ini adalah ilmu, amal, sedang efek negatifnya adalah bodoh, jahil,gopoh,dan lalai.

Ketujuh titik cakra itu bila difahami dengan sebenar  akan menjadi ilmu pengetahuan yang benar-benar berkualiti untuk dirinya sendiri maupun untuk masyarakat umum dari berbagai penyakit, baik bersifat zahir maupun mistik.

No comments:

Post a Comment