Tubuh manusia terdiri atas unsur fizikal (Jasmani)
dan spiritual (ruhani), setiap sel tubuh manusia juga terdiri atas unsur Fizik
(zahir) dan ruhani (Batin).
Latihan fizikal dan olah nafas akan menguatkan
unsur Jasmani dari sel tubuh manusia , sedang do’a , wirid dan kalimat zikir
yang dibaca akan menguatkan unsur rohani dari sel tersebut.
Maka Dengan menggabung latihan olah nafas , olah mental
dengan fikiran yang positif, berserta dengan do’a , wirid dan kalimat zikir ,
unsur jasmani dan rohani sel tubuh akan menjadi kuat dan memancarkan energi sel
yang disebut ‘Aura’ . yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan di dalam
kehidupan seharian.
WARNA
AURA
Warna aura yang timbul dari setiap orang adalah berbeza – beza dan boleh berubah-ubah sesuai
dengan keadaan tubuh atau pemikiran seseorang. Kebanyakan orang yang mampu melihat aura maka mereka juga mampu melihat aktiviti diluar dunia
normal kita ini misalnya seperti makhluk halus.
Di bawah ini adalah warna –
warna aura dan artinya.
- Putih - Warna ini banyak diartikan sebagailambang dari kesucian dimana aura ini lebih memperlihatkan sosok seseorang dari segi tingkat kerohanian. Dari beberapa orang, aura ini adalah aura dasar seseorang ketika seseorang mulai bisa melihat aura.
- Hitam - Warna ini disimbolkan sebagai warna yang mewakili pikiran yang negatif dan jahat.
- Orange - Warna dari aura ini memperlihatkan tentang ambisi seseorang yang juga dibarengi dengan kehangatan, kekreatifan, dan emosi yang menggebu – gebu untuk mencapai suatu tujuan dan misi.
- Merah - Warna ini bisa menggambarkan seseorang dari segi negatif dan dari segi positif. Dari segi negatif warna ini diartikan sebagai lambang kemarahan sedangkan dari segi positifnya diartikan sebagai rasa kasih sayang yang tinggi dan keceriaan seseorang.
- Biru - Diartikan sebagai rasa keagamaan, ketaatan seseorang, serta cita-cita yang mulia.
- Emas - Warna Emas adalah warna yang menunjukkan tenaga rohani yang cukup dinamik dan seorang yang mempunyai satu kekuatan. Seseorang yang sedang mencoba untuk mencapai kehidupan yang sempurna dari semua visi dan misi yang telah mereka buat.
- Hijau - Warna Hijau adalah satu warna yang melambangkan sensitif dan cita-cita yang tinggi. Ia mempengaruhi , simpati dan ketenangan dari seseorang ketika mempunyai cita – cita untuk mencapai suatu tujuan.
CAKRA TUBUH
Orang yang memiliki energi sel KUAT dan PADU insya’Allah
akan memiliki daya tahan yang tinggi terhadap serangan berbagai penyakit,dan
memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri dan diri orang lain dari
berbagai penyakit yang dideritanya.
Unsur Fizik atau materi dari energi sel akan musnah
bersamaan dengan hancurnya jasad ketika datangnya kematian. Sedangkan unsur
rohani dari energi sel ini merupakan Energi Nur Ilahi yang akan tetap abadi
mengikuti unsur Ruh manusia yang tetap hidup didalam barzakh, dan padang
mahsyar kelak.
Energi ini akan terlihat sebagai cahaya yang memancar dari tubuh
orang mukmin pada hari berbangkit sebagaimana disebutkan dalam al-Quran:
Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada
Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan
menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang
mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan
Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka
memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya
Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami;
sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (surah At Tahrim ayat 8)
1. Cakra Tulang Ekor - berwarna Merah
2. Cakra Seks - berwarna Oren
3. Cakra Pusar - berwarna Kuning
4. Cakra Ulu Hati / (solar plexius) - berwarna Hijau
5. Cakra Tenggorokan - berwarna Biru Muda
6. Cakra Alis / Ajna - berwarna Biru Tua
7. Cakra Ubun-ubun / (Mahkota) - berwarna Ungu
Apabila kita mengalami sakit, maka kita boleh mengatasi dengan baik melalui pengetahuan tentang titk-titik cakra itu.
CAKRA RUH
Unsur rohani (spiritual) dari Energi sel merupakan
Nur Ilahi yang bersifat kekal dan tetap menyertai Ruh kemanapun ia pergi.
Setelah datang kematian Ruh masih terus melanjutkan perjalanan hidupnya dialam
barzakh, kemudian pada hari berbangkit akan dikumpulkan dipadang Mahsyar dan
setelah dihisab terus melanjutkan perjalananya menyeberangi lautan api Neraka
yang amat panas, selanjutnya berdiam di taman syurga yang tinggi, atau akan
tetap tinggal didalam api Neraka yang amat panas.
Energi Nur Ilahi melindungi orang yang bersangkutan
dalam perjalanan panjang tersebut . Itulah energi yang kekal dan abadi
sebagaimana disebutkan dalam al-Quran:
Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di
sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada
orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka
kerjakan. (surah An Nahl ayat 96)
Ruh atau tubuh
spiritual juga terdapat tujuh titik cakra iaitu;
- Cakra Qolb (dua jari
dibawah susu kiri ). Sifat positif dari cakra itu akan menimbulkan iman,
ikhsan, Islam, tauhid, dan makrifat. Sedang sifat negatifnya adalah sifat keiblisan yang menimbulkan kekafiran, musyrik, dan ketahayulan.
- Cakra Ruhi (dua jari dibawah
susu kanan ), sifat positif dari cakra ini adalah taqwa dan ridho, sedangkan sifat negatifnya adalah bahimiyah yakni membuat nafsu hewan jinak, banyak makan,
tamak, zina.
- Cakra Sirri ( dua jari di
atas susu kiri ), sifat positif dari cakra ini adalah kasih sayang, ramah
tamah. Sedangkan sifat negatifnya shabiyah adalah nafsu hewan buas, zalim,
aniaya, keji, pemarah, dendam.
- Cakra Kahfi ( dua jari di
atas susu kanan ), sifat positifnya adalah syukur, sabar. Sedang sifat negatifnya adalah syaitoniah iaitu hasud, irihati, khianat, munafiq, tidak jujur.
- Cakra Akhfa ( di tengah dada
), akan memuat ikhlas, khusuk, tadaruk, dan takafur. Sedang sifat negatif
robaniyahnya adalah takabur, sombong, riak/pamer, ujub, bangga diri,
sumaah.
- Cakra Nafsu Natiqoh (
diantara dua alis ), positifnya menimbulkan tenang dan tenteram, sedang
negatifnya nafsu amarah, yakni buruk sangka, panjang angan-angan, suka
wanita, dan wang.
- Cakra Kullu Jasad ( di ubun-ubun ), efek positif cakra ini adalah ilmu, amal, sedang efek negatifnya adalah bodoh, jahil,gopoh,dan lalai.
Ketujuh
titik cakra itu bila difahami dengan sebenar
akan menjadi ilmu pengetahuan yang benar-benar berkualiti untuk dirinya
sendiri maupun untuk masyarakat umum dari berbagai penyakit, baik bersifat
zahir maupun mistik.



No comments:
Post a Comment